Tragis! Kakak Adik Tertimpa Tembok Ruko Ambruk di Magetan, 1 Orang Tewas

Tragis! Kakak Adik Tertimpa Tembok Ruko Ambruk di Magetan, 1 Orang Tewas

Nasional | inews | Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24
share

MAGETAN, iNews.id – Nasib nahas menimpa dua orang kakak adik pekerja proyek bangunan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Keduanya tertimpa tembok ruko bekas pasar desa yang sedang dibongkar. Akibat kejadian itu, sang kakak tewas di lokasi kejadian setelah tertimbun reruntuhan. 

Dua pekerja tersebut diketahui bernama Marmin (56) dan adiknya, Jimun (48). Keduanya merupakan warga Desa Alastuwo, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. 

Peristiwa tragis ini bermula saat kedua korban sedang melakukan pembongkaran dinding tembok ruko bekas pasar desa setempat, Jumta (15/5/2026). Diduga karena kurang berhati-hati dan salah perhitungan dalam meruntuhkan struktur bangunan, tembok berukuran besar tersebut justru ambruk ke arah mereka. 

Saat runtuhan material datang, Marmin yang posisinya berada di area sempit tidak sempat menyelamatkan diri karena terjepit. Sementara sang adik, Jimun, sempat tertimbun material namun nyawanya berhasil diselamatkan setelah warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan. 

"Marmin tidak bisa menghindar karena posisinya terjepit saat tembok ambruk. Kalau adiknya sempat tertimbun tapi langsung dievakuasi warga," ujar Atik, kerabat korban, Sabtu (16/5/2026). 

Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Poncol bersama Tim Inafis Polres Magetan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan saksi-saksi. 

Kapolsek Poncol, AKP Agus Riyanto menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, peristiwa maut ini murni disebabkan oleh faktor kecelakaan kerja tanpa adanya unsur kelalaian dari pihak lain. 

"Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, kami memastikan tidak ada unsur kelalaian dari pihak luar. Tewasnya korban murni merupakan kecelakaan kerja akibat tertimpa tembok bangunan yang roboh saat dibongkar," kata AKP Agus Riyanto.

Setelah proses evakuasi material reruntuhan selesai dilakukan, pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah Marmin kepada pihak keluarga. Atas permintaan dari keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk proses persemayaman. 

Jasad Marmin kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Alastuwo. Sementara sang adik, Jimun, masih menjalani pemulihan akibat luka-luka yang dideritanya pasca-insiden runtuhnya tembok tersebut.

Topik Menarik