Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari

Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari

Nasional | inews | Jum'at, 15 Mei 2026 - 16:00
share

GROBOGAN, iNews.id – Polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya seorang wanita paruh baya dalam sumur di Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (15/5/2026) pagi. Saat ditemukan, kondisi korban Supiah (50) mengenaskan dengan tubuh terikat batu besar. 

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kuat korban tewas karena sengaja mengakhiri hidupnya. 

Batu besar yang terikat di tubuh korban diduga telah direncanakan sendiri oleh Supiah untuk mempercepat proses penenggelaman tubuhnya di dalam air.

Kanit Reskrim Polsek Karangrayung, Iptu Ahmad Fauzan, mengonfirmasi temuan adanya beban berat yang sengaja dikaitkan pada tubuh korban. 

"Saat diangkat dari dalam sumur, ditemukan tali dan batu besar yang masih terikat erat di tubuh korban," ujar Iptu Ahmad Fauzan di lokasi kejadian.

 Kronologi Penemuan Mayat

Jasad ibu dua anak ini pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sendiri dalam posisi mengapung di sumur yang terletak di belakang rumah mereka. 

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan bersama aparat TNI dan Polri yang tiba di lokasi segera melakukan upaya evakuasi. Proses pengangkatan jenazah berlangsung dramatis dan penuh kehati-hatian karena kondisi jasad yang sudah mulai rusak akibat terendam air cukup lama. Setelah diikat dengan tali tambang oleh petugas, jenazah Supiah ditarik perlahan menuju permukaan. 

Purnomo, kakak kandung korban menceritakan, adiknya tersebut sempat menghilang dari rumah selama empat hari. Pihak keluarga sudah berupaya mencari ke berbagai tempat namun tidak membuahkan hasil.

Titik terang muncul saat anak korban melintas di dekat sumur dan merasa curiga melihat banyak lalat yang mengerumuni permukaan lubang sumur. Selain itu, tercium bau bangkai yang sangat menyengat dari arah dalam. 

"Setelah ditengok ke dalam sumur, ternyata jasad ibunya sudah dalam kondisi membengkak dengan posisi tengkurap," ungkap Purnomo dengan nada sedih.

Menurut pihak keluarga, Supiah diketahui mengalami depresi berat sejak beberapa tahun terakhir. Kondisi mentalnya menurun drastis setelah ditinggal wafat oleh suami tercintanya. Semangat hidup korban terus berkurang dan ia bahkan sempat melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya namun berhasil digagalkan. 

Purnomo juga menambahkan bahwa sebelum menghilang, adiknya sempat meminta izin untuk mandi di sumur tersebut, namun dilarang oleh pihak keluarga karena khawatir akan keselamatannya. 

Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.

Topik Menarik