Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

Nasional | inews | Kamis, 14 Mei 2026 - 22:24
share

PALANGKA RAYA, iNews.id - Fakta mengejutkan terungkap di balik kasus pembacokan brutal terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pelaku yang menyerang korban dengan parang ternyata diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan diketahui pernah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Mahir Mahar, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (14/5/2026) pagi dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Korban diketahui bernama Evi Julianti alias Memei (45), seorang penjual sekaligus tukang pijat yang sehari-hari bekerja di warung tempat kejadian perkara. Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala, leher, dan kedua tangan hingga nyaris putus.

Pemilik warung bernama Awon mengatakan pelaku merupakan tetangga korban.

“Korban dibacok pakai parang. Pelaku itu tetangga,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurut Awon, kondisi korban saat ditemukan warga sangat mengenaskan karena mengalami banyak luka bacok.

“Kedua tangan korban nyaris putus, ada juga bacok di leher dan kepala,” katanya.

Pelaku diketahui berinisial ND, pria berusia sekitar 35 tahun yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Warga sekitar bernama Darlan Ginter mengungkapkan pelaku sebelumnya sudah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

“Pelaku itu sudah beberapa kali masuk rumah sakit jiwa, mungkin penyakitnya kambuh dan kehabisan obat,” kata Darlan.

Saat kejadian, korban diduga sedang sendirian di warung. Meski mengalami luka parah dan tubuh bersimbah darah, korban masih sempat berjalan meminta pertolongan sebelum akhirnya pingsan di salah satu warung warga.

Petugas Brimob Polda Kalteng bersama warga langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan aparat dan langsung dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaannya.

Kasus pembacokan tersebut kini masih ditangani Polsek Pahandut guna mendalami motif dan memastikan kondisi psikologis pelaku saat melakukan aksi penganiayaan.

Topik Menarik