Kebakaran Disertai Ledakan Gudang Oli Bekas dan Solar di Ponorogo, 2 Petugas Damkar Terluka

Kebakaran Disertai Ledakan Gudang Oli Bekas dan Solar di Ponorogo, 2 Petugas Damkar Terluka

Berita Utama | inews | Rabu, 13 Mei 2026 - 11:42
share

PONOROGO, iNews.id - Kebakaran hebat melanda rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan oli bekas dan solar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut juga sempat disertai beberapa kali ledakan dari dalam bangunan.

Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan beserta isi gudang yang berisi oli bekas dan tumpukan ban. Akibatnya, seluruh isi bangunan hangus terbakar.

Peristiwa terjadi di Desa Nglajen, Kecamatan Balong, sekitar pukul 01.00 WIB. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat berusaha mendekat, namun harus menjauh karena terdengar ledakan dari dalam bangunan yang terbakar.

Menurut keterangan keluarga pemilik, api tiba-tiba muncul dari dalam rumah sebelum akhirnya membesar dengan cepat. Banyaknya material mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan.

“Saya tidur di belakang karena kan kamar di belakang, yang depan buat gudang,” kata Ririn Setiowati, keluarga pemilik bangunan.

Pemilik rumah, Slamet Supriyadi saat kejadian diketahui sedang tertidur dan dibangunkan oleh warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman warga sekitar. Namun, besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Dalam proses pemadaman, dua petugas pemadam kebakaran, Edi Hermanto dan Erlang Kaison, mengalami luka-luka. Salah satu korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Balong, AKP Triyono mengatakan, kedua petugas tersebut sempat terkena sengatan listrik saat proses pemadaman dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo.

"Korban rekan kita dari Damkar ada dua," ujar AKP Triyono. 

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Topik Menarik