Mayat Misterius Tanpa Busana Ditemukan di Brown Canyon Semarang, Ada Luka di Leher

Mayat Misterius Tanpa Busana Ditemukan di Brown Canyon Semarang, Ada Luka di Leher

Nasional | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 15:32
share

SEMARANG, iNews.id - Penemuanmayat laki-laki mengapung di rawa bekas galian tambang kawasan Brown Canyon menggegerkan warga Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang tengah beraktivitas di lokasi, dalam kondisi terapung dengan posisi telungkup di kubangan air bekas tambang.

Koordinator Relawan Pemburu Mayat Semarang, Arifin mengatakan, saat ditemukan korban tidak mengenakan busana dan tanpa identitas. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang ekstrem.

“Tadi kami menerima informasi awal ada mayat mengapung di galian Brown Canyon, untuk evakuasi medannya sangat luar karena kondisi jalan rusak,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, lokasi penemuan berada di area rawa dengan kedalaman sekitar 1 meter. Kondisi jasad diperkirakan sudah berada di lokasi selama 1-2 hari.

“Jenis kelamin laki-laki dan tidak mengenakan busana sama sekali,” katanya.

Arifin juga menyebut korban memiliki ciri khusus berupa cincin di jari tangan kanan.

“Ciri-ciri yang terlihat memakai cincin di jari tangan kanan,” ucapnya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Di antaranya terdapat luka di bagian leher, kondisi lidah terjulur, serta beberapa luka lecet di area kepala dan tubuh lainnya. Selain itu, juga ditemukan dugaan lebam di bagian leher.

Kapolsek Tembalang Kompol Tyas membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dia menyebut laporan diterima dari warga pada pagi hari.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya unsur kekerasan, namun hal tersebut masih menunggu hasil autopsi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Topik Menarik