Keren! 4 Siswa SMK di Lampung Barat Bobol Sistem Keamanan NASA, Diganjar Beasiswa

Keren! 4 Siswa SMK di Lampung Barat Bobol Sistem Keamanan NASA, Diganjar Beasiswa

Nasional | inews | Jum'at, 24 April 2026 - 02:11
share

LAMPUNG BARAT, iNews.id – Prestasi membanggakan datang dari pelajar SMK di Kabupaten Lampung Barat. Empat pelajar jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKJ) SMK Negeri 1 Liwa berhasil menemukan celah keamanan (bug) pada sistem digital milik badan antariksa Amerika Serikat, NASA. 

Atas kejujuran dan kemampuannya melaporkan celah tersebut melalui program Bug Bounty, keempat remaja ini kini diakui sebagai peretas etis atau white hacker tingkat dunia. 

Keempat siswa berprestasi tersebut adalah Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Gifhari Azhar. Aksi "peretasan etis" ini dimulai saat mereka melakukan penelusuran mendalam terhadap berbagai dokumen dan file digital milik NASA yang tersedia secara publik. 

Melalui ketelitian tinggi, mereka berhasil menemukan keterkaitan antara data publik tersebut dengan akun media sosial yang terhubung langsung ke sistem internal NASA. Celah keamanan itulah yang kemudian dilaporkan secara resmi kepada pihak NASA. 

"Kami menelusuri berbagai sumber informasi di situs web dan dokumen digital NASA, hingga akhirnya menemukan titik lemah yang bisa disalahgunakan jika tidak segera diperbaiki," ujar Ridho Julianto, salah satu siswa, Kamis (23/4/2026).

Keberhasilan ini tak lepas dari bimbingan Latip Ihpa, guru produktif jurusan TJKJ di SMKN 1 Liwa. Sebagai fasilitator dan motivator, Latip terus mendorong anak didiknya untuk mengeksplorasi kemampuan siber mereka ke arah yang positif dan legal. 

"Tentu saya sangat bangga. Melihat anak didik dari daerah bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional adalah pencapaian luar biasa. Saya berharap mereka terus berkembang dan tidak cepat puas," ungkap Latip Ihpa.

Prestasi langka ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Lampung. Sebagai bentuk penghargaan atas kemampuan teknis dan integritas mereka, Gubernur Lampung memberikan beasiswa pendidikan kepada keempat siswa tersebut. 

Langkah ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain di Lampung untuk terus berinovasi di bidang teknologi informasi. Keempat white hacker muda asal Lampung Barat ini kini menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas di daerah bukan penghalang untuk menembus ketatnya sistem keamanan siber kelas dunia.

Topik Menarik