Dokter Tifa Akui sejak Awal Ragukan Gelar Akademik Rismon: Karena Sahabat Kami Tutupi

Dokter Tifa Akui sejak Awal Ragukan Gelar Akademik Rismon: Karena Sahabat Kami Tutupi

Nasional | okezone | Jum'at, 17 April 2026 - 21:23
share

JAKARTA – Tifauzia Tyassuma atau akrab disapa Dokter Tifa, yang merupakan bagian dari kubu Roy Suryo cs, mengungkapkan rasa kecewa terkait adanya dugaan gelar palsu milik Rismon Hasiholan Sianipar. Berdasarkan informasi yang ia terima, terdapat laporan ke pihak kepolisian mengenai ketidakaslian gelar akademik Rismon yang selama ini dibanggakan.

“Ternyata menurut para Termul ini, kita semua tahu siapa mereka, dan kemudian mereka juga sudah berkunjung ke Yamaguchi University, dan ternyata diberikan informasi bahwa memang betul gelar dari Rismon ini tidak otentik,” kata Tifa dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2026).

Apalagi, selama ini ia mengetahui gelar “master engineering” Rismon dicantumkan dalam identitas resmi berupa KTP. Tifa mengaku sulit mempercayai fakta bahwa Rismon diduga melakukan pemalsuan dokumen akademik.

“Apalagi waktu kami membuat surat kuasa, ini KTP-nya Rismon, jadi otentik bahwa dia menggunakan gelar doktor dan master engineering, dan ternyata itu menurut beberapa orang saksi mata, ya termul yang sudah ke Jepang, dan ternyata ini gelar palsu," ucapnya.

Padahal, menurutnya, tindakan tersebut bukanlah perkara sepele karena terdapat ancaman pidana yang tidak ringan. Ia juga mempertanyakan motif di balik dugaan gelar palsu Rismon.

“Masa iya sih seorang Rismon memalsukan gelarnya, karena itu kan pidana hukumannya 10 tahun, denda satu miliar, untuk apa dia melakukan itu?” tambah Tifa.

Terlebih, ia menuturkan informasi mengenai gelar Rismon di Yamaguchi University itu kian valid setelah adanya laporan resmi ke Polda Metro Jaya.

"Saya juga punya komunikasi sedikit dengan para Termul itu yang juga saya kenal, memang mereka dapat data bahwa memang Rismon itu tidak lulus dari Yamaguchi dan bahkan ada surat kematian palsu, itu terus terang bikin saya sedih," tutur dia.

Di sisi lain, ia mengakui kecurigaan terhadap dugaan gelar palsu Rismon sudah dirasakan sejak lama, mulai dari kemampuan bahasa hingga fisik ijazah. Namun, mereka memilih untuk tetap menutupi hal tersebut demi menjaga persahabatan.

“Saya, kami berdua itu sama-sama punya keraguan, punya pertanyaan besar terkait dengan gelarnya Rismon beberapa bulan yang lalu, tapi karena kami menganggap dia sahabat, bahkan kami menganggap dia adik, kami tutupi, kami diam saja, kok aneh ya dia tidak bisa bahasa Jepang,” pungkas Tifa.

Topik Menarik