Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun, Ibu Histeris di Tepi Danau Toba

Mahasiswa Calon Pastor Tenggelam di Air Terjun Situmurun, Ibu Histeris di Tepi Danau Toba

Berita Utama | inews | Senin, 13 April 2026 - 14:46
share

TOBA, iNews.id - Peristiwa tragis terjadi di kawasan Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatra Utara. Seorang mahasiswa sekaligus calon pastor bernama Christopher Rustam (21) hilang tenggelam saat berenang di perairan Danau Toba, Sabtu (11/4/2026) pukul 12.00 WIB.

Hingga Minggu (12/4/2026), korban belum ditemukan. Suasana haru menyelimuti lokasi pencarian, terlebih saat ibu korban yang datang dari Kota Batam menangis histeris di tepi danau.

Di hadapan warga dan petugas, sang ibu berlutut di tepi danau sambil berdoa agar anaknya segera ditemukan. Momen tersebut membuat suasana di lokasi pencarian semakin haru. Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha menenangkan dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Informasi diperoleh, kejadian bermula saat korban bersama rombongan sesama calon pastor mengunjungi Air Terjun Situmurun. Mereka sebelumnya baru menyelesaikan kegiatan studi dan evaluasi selama tiga hari di Pematangsiantar.

Setiba di lokasi wisata yang langsung menghadap Danau Toba, rombongan memutuskan untuk berenang menikmati suasana alam. Namun, momen rekreasi tersebut berubah menjadi tragedi.

Korban diduga mengalami kelelahan dan kram saat berenang. Dia sempat berteriak meminta pertolongan kepada rekan-rekannya.

"Kronologi kejadian yang kami terima, rombongan ini awalnya berenang 4-5 orang lalu korban diperkirakan mengalami kram dan minta-minta tolong namun tidak sempat tertolong," ujar Koordinator Basarnas Danau Toba Erikson Gultom, Senin (13/4/2026).

Teman-teman korban berusaha menolong, namun derasnya arus membuat tubuh korban cepat terseret dan akhirnya tenggelam.

Tim SAR langsung melakukan pencarian dengan menurunkan penyelam dan menggunakan alat sonar AquaEye. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Pencarian kami gunakan alat sonar dan penyelaman namun belum kami temukan," katanya.

Kedalaman titik tenggelam yang mencapai sekitar 105 meter menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Selain itu, diketahui tidak satu pun dari rombongan menggunakan pelampung saat berenang.

Hingga Minggu sore, Christopher Rustam belum ditemukan. Tim SAR memastikan pencarian akan dilanjutkan pada Senin pagi dengan memperluas area pencarian.

Topik Menarik