Tragis! Remaja di Makassar Tewas Ditikam Tetangga Diduga gegara Ribut Main Game Online

Tragis! Remaja di Makassar Tewas Ditikam Tetangga Diduga gegara Ribut Main Game Online

Nasional | inews | Selasa, 7 April 2026 - 08:50
share

MAKASSAR, iNews.id - Nasib tragis menimpa remaja 15 tahun berinisial AS di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dia tewas ditikam tetangga di Jalan Baji Pamai, Kecamatan Mamajang, Senin (6/4/2026) sore.

Peristiwa tragis ini diduga dipicu keributan saat korban bersama teman-temannya bermain game online di sebuah gang. Suasana yang awalnya biasa, berubah menjadi cekcok yang berujung maut.

Kapolsek Mamajang Kompol Mustari Alam mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya dikutip dari iNews Celebes, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama rekannya sempat ditegur oleh saudara pelaku agar tidak ribut. Namun, korban kembali ke lokasi dan terlibat adu mulut.

Tak lama kemudian, pelaku berinisial IR (43) datang dan ikut menegur korban. Situasi memanas hingga pelaku diduga langsung menikam korban.

“Setelah melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi,” kata Kompol Mustari.

Korban yang bersimbah darah sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka tusukan di bagian perut.

Ketua RW setempat Indo juga membenarkan kejadian tersebut. Awalnya korban bermain game bersama teman-temannya dekat rumah pelaku. Kemudian mereka sempat ditegur saudara pelaku karena ribut.

"Awalnya ini menegur," ujarnya.

Dia menjelaskan korban dan teman-temannya memang sering berkumpul di lokasi tersebut.

"Sedang main game di gang itu, diminta jangan ribut, akhirnya dia (pelaku) langsung keluar menikam, selesai spontan," katanya.

Sejumlah saksi, termasuk rekan korban, telah dimintai keterangan oleh polisi. Selain itu, satu anggota keluarga pelaku juga turut diperiksa.

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai buronan. Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku. Rumah pelaku yang berdekatan dengan korban juga dijaga ketat aparat kepolisian untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Topik Menarik