DPR Panggil Menhan Sjafrie Bahas Gugurnya Prajurit TNI hingga Kasus Andrie Yunus
JAKARTA - Komisi I DPR RI berencana menggelar rapat kerja (Raker) dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas gugurnya tiga prajurit TNI yang menjadi pasukan perdamaian di Lebanon.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menyampaikan bahwa pihaknya akan menggali fakta-fakta terkait peristiwa serangan Israel yang menewaskan prajurit TNI.
"Kita sedang jadwalin nih, sebab beliau kan juga bukannya enggak mau, kadang beliau kan juga jadwalnya sudah sebulan di muka. Jadi kita lihat yang penting rapat itu benar-benar apa adanya dan bisa mengungkap fakta, dan kita mengambil kebijakan enggak keliru," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Selain itu, kata dia, Komisi I juga akan membahas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang pelakunya merupakan anggota BAIS TNI.
"Dan terus juga soal mudah-mudahan bagaimana sikap kita jangan sampai terulang lagi kasus penyiraman. Terus itu kira-kira agendanya kira-kira itu," ujarnya.
Komisi I kata dia, masih menunggu jadwal dari Menteri Pertahanan terkait kapan rapat kerja tersebut dapat digelar. Utut juga tak bisa memastikan apakah rapat bisa digelar secara terbuka.
"Tapi kita kan juga enggak bisa memaksa, kita kan harus nunggu kesediaan beliau. Kesediaan waktu lah, kalau orangnya pasti bersedia," pungkasnya.










