Bus Rem Blong Kecelakaan di Sanggau, 1 Orang Tewas Puluhan Luka-Luka

Bus Rem Blong Kecelakaan di Sanggau, 1 Orang Tewas Puluhan Luka-Luka

Nasional | inews | Senin, 6 April 2026 - 14:56
share

SANGGAU, iNews.id - Bus membawa puluhan penumpang kecelakaan di turunan Penyeladi, Desa Penyeladi, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (5/4/2026) pukul 13.40 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Bus berwarna putih merek Mercedes-Benz bernomor pelat KB 7710 S tersebut berangkat dari Terminal Sidomulyo, Pinoh, menuju Terminal Ambawang. Kendaraan dikemudikan oleh Indra (27), warga Kabupaten Kubu Raya.

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman. Kondisi jalan yang menurun curam serta tikungan tajam turut memperbesar risiko kecelakaan.

Sebelum kejadian, bus diketahui telah beroperasi sejak Jumat (3/4/2026) dengan rute Ambawang–Sambas pulang pergi. Dalam perjalanan itu, sopir lain bernama Sandi sempat mengeluhkan kondisi rem yang tidak normal kepada pihak perusahaan.

Meski demikian, kendaraan tetap digunakan. Pada Sabtu (4/4/2026), bus kembali mengangkut penumpang ke Terminal Sidomulyo. Sopir bahkan sempat memastikan ulang kondisi kendaraan, namun dinyatakan layak jalan oleh perusahaan.

Pada Minggu pukul 10.00 WIB, bus kembali diberangkatkan menuju Ambawang dengan membawa 31 penumpang. Sepanjang perjalanan, sopir mengemudikan kendaraan secara perlahan karena menyadari adanya kendala pada rem.

Saat melintasi turunan Penyeladi, bus diduga kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi maksimal. Kendaraan sempat oleng ke kiri dan kemudian dibanting ke kanan oleh sopir, namun tetap tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya mengalami kecelakaan.

Akibat insiden tersebut, satu penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sebanyak 27 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit M.Th. Djaman Sanggau untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga.

“Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pengamanan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Selain itu, kami juga mencatat identitas korban, saksi, serta kendaraan yang terlibat,” ujar Iptu Marianus dikutip dari laman Polda Kalbar, Senin (6/4/2026).

Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sanggau untuk penyelidikan lanjutan, termasuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Dari hasil sementara, diduga kecelakaan terjadi karena kombinasi antara faktor teknis kendaraan, yakni rem yang tidak berfungsi optimal, serta kondisi jalan yang menurun dan berbelok,” ucapnya.

Topik Menarik