Mencekam! Tawuran 2 Kampung di Makassar, 2 Pemuda Luka Kena Busur Panah
MAKASSAR, iNews.id – Tawuran berdarah kembali pecah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026) dini hari. Dua kelompok pemuda dari kampung yang bertetangga di Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar, terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan busur panah.
Akibat bentrokan ini, dua orang dilaporkan mengalami luka parah dan satu unit sepeda motor hangus dibakar massa.
Bentrokan dipicu oleh dendam lama antara kelompok pemuda asal Maccini dengan pemuda RW 04 Kanal Sungai Saddang. Aksi saling serang yang terjadi di akses masuk antarkampung tersebut mengakibatkan jatuh korban dari kedua belah pihak.
Satu pemuda dari pihak RW 04 terkena tebasan parang di bagian kaki kiri hingga menyebabkan dua jari kakinya putus. Sementara itu, satu pemuda dari kelompok penyerang (Maccini) terkena anak panah atau busur yang tertancap di lengannya.
Suasana semakin tak terkendali ketika warga yang geram melihat aksi penyerangan tersebut melakukan aksi balasan. Satu unit sepeda motor milik pelaku tawuran asal Maccini yang tertinggal di lokasi kejadian menjadi sasaran amukan.
Motor tersebut dibakar oleh warga di tengah jalan sebelum akhirnya diceburkan ke dalam kanal. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera menyisir area untuk membubarkan massa dan mengevakuasi korban.
Kapolsek Makassar, Kompol Mustari mengatakan, kedua korban kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang berbeda.
"Perang kelompok ini antara kelompok Maccini dengan RW 04 Sungai Saddang,” katanya.
Awalnya dari Maccini menyerang, sehingga ada satu korban yang ditebas kaki kirinya. Motor penyerang tertinggal dan dibakar warga. “Kemudian ada balasan serangan yang menyebabkan satu orang lagi terkena busur di lengan," ujar Kompol Mustari.
Saat ini, satu korban dirawat di RS Daya dan satu lainnya di RS Pelamonia. Mengenai motif, polisi mensinyalir aksi ini merupakan buntut dari dendam lama yang tak kunjung usai.
"Motifnya rata-rata dendam lama, mereka saling balas. Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan, mudah-mudahan semua pelaku bisa segera terungkap," ucapanya.
Petugas masih berjaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya serangan balasan susulan, sementara identitas para pelaku utama tawuran kini telah dikantongi petugas.










