3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Menlu: Kita Mengutuk, PBB Harus Investigasi!

3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Menlu: Kita Mengutuk, PBB Harus Investigasi!

Nasional | okezone | Sabtu, 4 April 2026 - 22:35
share

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono memastikan telah menerima laporan adanya tiga prajurit TNI Kontingen Garuda United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang terluka. Sebelumnya, tiga prajurit TNI di UNIFIL juga dilaporkan gugur akibat serangan Israel di Lebanon.

"Tadi malam saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka. Penyebabnya, seperti dua insiden sebelumnya, masih diinvestigasi oleh UNIFIL," kata Menlu Sugiono kepada awak media di VIP Room Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (4/4/2026).

Menlu memastikan, bahwa pemerintah Republik Indonesia melalui Perwakilan Tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York telah meminta agar digelar rapat Dewan Keamanan PBB. Permintaan ini diajukan sehari setelah insiden yang menyebabkan tiga prajurit TNI gugur.

"Satu hari setelah insiden pertama, kita meminta Dewan Keamanan PBB untuk menggelar rapat. Saat itu, Prancis selaku penholder urusan Lebanon di Dewan Keamanan menyetujui penyelenggaraan rapat luar biasa. Intinya, pertama, kita mengutuk keras serangan terhadap penjaga perdamaian UNIFIL," jelasnya.

Menlu juga menuntut agar PBB melakukan investigasi menyeluruh. Pasalnya, pasukan TNI di UNIFIL memiliki mandat sebagai penjaga perdamaian.

"Oleh karena itu, kejadian seperti ini tidak seharusnya terjadi, tetapi kenyataannya terjadi," bebernya.

 

"Harus ada jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian karena mereka bertugas menjaga perdamaian (peacekeeping), bukan menciptakan perdamaian (peacemaking). Perlengkapan dan pelatihan mereka ditujukan untuk menjaga situasi damai. Ini juga merupakan mandat dari PBB," tegasnya.

Menlu pun meminta PBB untuk mengevaluasi aspek keselamatan pasukan penjaga perdamaian di mana pun bertugas, khususnya di UNIFIL.

"Oleh karena itu, kita kembali menekankan agar pasukan penjaga perdamaian kita dijamin keselamatan dan kesehatannya dalam menjalankan tugas," pungkasnya.

Topik Menarik