Momen Haru Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Momen Haru Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Nasional | sindonews | Sabtu, 4 April 2026 - 20:19
share

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Momen haru itu berlangsung dalam prosesi persemayaman militer di VIP Room Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026).

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo tampak mendatangi satu per satu keluarga prajurit yang gugur sambil memberikan semangat dan menyampaikan ucapan duka. Suasana haru terlihat menyelimuti pertemuan antara Kepala Negara dengan keluarga yang ditinggalkan.

Presiden Prabowo kemudian menyalami satu per satu keluarga didampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca juga: Presiden Prabowo Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Salah satu momen yang menyita perhatian adalah ketika Presiden mencium anak dari salah satu prajurit yang gugur. Gestur tersebut menambah suasana emosional di tengah prosesi penghormatan militer.Selain menyampaikan belasungkawa, Presiden juga memberikan penghormatan langsung di hadapan masing-masing peti jenazah prajurit. Raut kesedihan tampak jelas dari wajah Presiden saat prosesi berlangsung.

Lihat video: Haru! Penghormatan 3 Prajurit TNI UNIFIL Gugur di Lebanon

Diketahui, ketiga prajurit tersebut adalah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon yang gugur dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret.

Sebelumnya, upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI itu juga digelar di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon, berlangsung haru. Upacara dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian mereka dalam menjaga perdamaian dunia.

Diketahui, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon (28) gugur dalam serangan ke posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr, selatan Lebanon, pada 29 Maret 2026, lalu.

Sehari setelahnya pada 30 Maret 2026, Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar (33) dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan (26) gugur saat kendaraan mereka dihancurkan bom pinggir jalan di dekat Bani Hayyan, selatan Lebanon.

Topik Menarik