Sopir Ugal-Ugalan, Mobil Bak Angkut Sayur Masuk Jurang di Semarang

Sopir Ugal-Ugalan, Mobil Bak Angkut Sayur Masuk Jurang di Semarang

Nasional | inews | Jum'at, 3 April 2026 - 14:31
share

SEMARANG, iNews.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa mobil pikap bermuatan sayuran. Mobil nahas tersebut masuk jurang sedalam 10 meter di Jalan Raya Getasan-Magelang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/4/2026) siang. 

Diduga akibat mengemudi ugal-ugalan dan kurang konsentrasi, kendaraan tersebut ringsek parah setelah menghantam pembatas jembatan hingga jebol. 

Meski kondisi kabin mobil hancur tak berbentuk, sopir dan dua orang kernetnya secara ajaib berhasil selamat dari maut.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan tunggal ini bermula saat mobil bak terbuka yang dikemudikan oleh Imaroh melaju kencang dari arah Getasan menuju Kopeng. Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalur menurun dan berkelok, pengemudi diduga kehilangan kendali.

"Mobil melaju sangat kencang, lalu tiba-tiba banting setir ke kiri. Mobil langsung menghantam pembatas jembatan sampai jebol dan terbang masuk ke jurang," ujar Basri, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Jumat (3/4/2026). 

Kerasnya benturan saat jatuh dari ketinggian 10 meter membuat bagian depan hingga bak belakang mobil mengalami kerusakan berat. Sayuran yang sedianya akan diantar ke pasar pun berserakan di dasar jurang. 

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Beruntung, tiga orang yang berada di dalam mobil hanya mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Untuk mengangkat bangkai kendaraan dari dasar jurang, petugas kepolisian mendatangkan satu unit mobil derek. Proses evakuasi berjalan cukup dramatis karena medan yang curam dan bobot kendaraan yang berat. 

Selama proses penarikan mobil dari dasar jurang ke atas jalan raya, arus lalu lintas dari arah Getasan menuju Kopeng sempat mengalami gangguan dan tersendat. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalan untuk memperlancar proses evakuasi. 

Topik Menarik