Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk dua Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI untuk menduduki jabatan strategis di Badan Intelijen Negara (BIN). Kebijakan tersebut diambil dalam rangka memperkuat peran dan fungsi intelijen.
Kedua perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) tersebut merupakan bagian dari 35 perwira yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan pada Maret 2026.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, mutasi dan rotasi merupakan hal biasa terjadi dalam rangka pembinaan prajurit.
Baca juga: 5 Perwira Tinggi Dimutasi Jadi Stafsus KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ini Namanya
”Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” ujarnya, Jumat (3/4/2026). Langkah ini juga dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis. “Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” ucapnya.
Berikut ini 2 Brigjen TNI yang dimutasi ke BIN:
1. Brigjen TNI Dedi Hardono
Brigjen TNI Dedi Hardono saat ini menjabat sebagai Kabinda Papua pada Deputi Bidang Intelijen DN BIN. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Penata Kelola Intelijen Ahli Madya Pada Direktorat Ops Deputi Bid. Kontra Intelijen BIN.
Abituren Akademi Militer (Akmil) 1994 dari kecabangan infanteri ini merupakan Pati TNI AD yang memiliki karier cemerlang. Dia pernah menduduki jabatan sebagai Danyonif Raider 755/Yalet periode 2011-2012. Kemudian, Asintel Kasdam VI/Mulawarman pada 2015, Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman Bidang Ilpengtek, lalu Dirbinfungintel Kodiklatad. Kariernya terus meningkat, dia kemudian dipercaya menjadi Danpusdikintel pada 2020-2022.
Dia juga pernah menjadi Pamen Denma Mabesad pada 2022—2023. Sempat memimpin territorial sebagai Danrem 172/Praja Wira Yudha pada 2023-2025, Brigjen TNI Dedi Hardono kemudian diangkat menjadi Wagub Non Akademik STIN BIN pada 2025-2026 sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kabinda Papua hingga sekarang.
Pria kelahiran Sulawesi Selatan pada 30 Maret 1972 ini pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja, Operasi Aceh, hingga Operasi Damai Cartenz, Papua.
Dia juga banyak mengenyam pendidikan militer, seperti Sussarcabif, Dik PARA, Selapa I, Diklapa II. Termasuk Sus Danyon, Sus Dandim. Bahkan, dia juga tercatat sebagai lulusan Seskoad pada 2010, Sesko TNI, hingga Lemhannas RI.
2. Brigjen TNI Fahmi Sudirman
Brigjen TNI Fahmi Sudirman saat ini menduduki jabatan penting sebagai Staf Ahli Bid. SDA dan Lingkungan Hidup BIN. Sebelumnya, dia menduduki jabatan sebagai Agen Intelijen Ahli Madya Pada Dir. Jawa dan Bali Deputi Bid. Intelijen DN BIN
Tidak banyak informasi mengenai Brigjen TNI Fahmi Sudirman, namun demikian, jenderal bintang satu tersebut pernah menjabat sebagai Kabinda Jawa Timur.










