Prabowo Hadiahi Presiden Korsel Baju Khusus untuk Bobby

Prabowo Hadiahi Presiden Korsel Baju Khusus untuk Bobby

Nasional | sindonews | Kamis, 2 April 2026 - 14:12
share

Kunjungan kenegaraanPresiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan (Korsel), Rabu (1/4/2026) tidak hanya diwarnai agenda resmi kenegaraan, tetapi juga momen hangat yang mencerminkan kedekatan personal antarpemimpin. Prabowo memberikan sejumlah hadiah khas Indonesia hingga kejutan unik yang meninggalkan kesan mendalam.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan pendekatan diplomasi yang dilakukan Prabowo tidak semata formalitas melainkan juga menyentuh sisi personal. “Diplomasi tidak hanya sekedar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antarpemimpin dapat terjalin dan membekas baik di hati,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 April 2026.

Baca juga: Bertemu Prabowo, Presiden Korsel Lee Jae Myung Belasungkawa Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo memberikan sejumlah kerajinan unggulan UMKM Indonesia di antaranya keris Bali dan guci keramik khas Jawa Timur. Pemberian tersebut mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjadi wujud diplomasi ekonomi kreatif yang memperkenalkan produk lokal ke panggung internasional.

Namun, momen paling mencuri perhatian terjadi saat Prabowo memberikan kejutan tak terduga. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu menghadiahkan pakaian khusus untuk anjing peliharaan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung.“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya!” kata Teddy.

Kejutan tersebut semakin menarik karena adanya kesamaan nama yang tidak terduga. Anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby sama seperti nama kucing peliharaan Prabowo.

“Plot twist-nya anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby juga. Kekuatan diplomasi anabul memang nggak ada tandingannya,” ucapnya.

Momen ini menjadi bukti bahwa diplomasi modern tak hanya dibangun lewat kesepakatan dan angka, tetapi juga melalui sentuhan personal yang tulus. Pendekatan humanis Prabowo mampu membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat fondasi kerja sama Indonesia dan Republik Korea ke depan.

Dalam suasana global yang semakin dinamis, diplomasi yang hangat, cair, dan membumi seperti ini justru menjadi kekuatan baru yang menghubungkan negara bukan hanya lewat kepentingan, tetapi juga lewat rasa.

Topik Menarik