Mendebarkan! Terekam Video Kabel Jembatan Soekarno Manado Bergoyang saat Gempa M7,6
MANADO, iNews.id - Rekaman video memperlihatkan detik-detik kabel Jembatan Soekarno di Kota Manado bergoyang saat diguncang gempa bumi terekam jelas dalam sebuah video yang viral di media sosial, Kamis (2/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa besar ini berkekuatan Magnitudo 7,6.
Dalam video yang direkam seorang pedagang sayur di bawah jembatan, terlihat kabel-kabel penyangga serta tiang lampu jalan ikut bergetar selama beberapa detik. Situasi ini membuat suasana mendebarkan di lokasi.
Jembatan Soekarno merupakan salah satu landmark di Kota Manado. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 1.127 meter dan melintasi muara Sungai Tondano.
Struktur jembatan menggunakan sistem cable-stayed bridge, yang dikenal memiliki kabel penopang utama sehingga tampak modern dan megah di kawasan pusat kota.
Diketahui, BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Gempa tersebut berada pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara dan 126,27 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 33 kilometer.
BMKG menyebut gempa ini termasuk kategori dangkal dan menimbulkan tsunami kecil.
“Ini kalau lihat kedalamannya cukup dangkal ya, sekitar 33 kilometer. Kalau kategori megathrust itu kan dari sampai kedalaman sekitar 30-an km. Jadi ini memang dangkal dan (pusat) di laut, dan ini termasuk megathrust ya,” ujar Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Kamis (2/4/2026).
BMKG juga melaporkan adanya gelombang tsunami di beberapa wilayah, termasuk Bitung, Halmahera Barat, hingga Manado dengan ketinggian bervariasi.
Gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Laut Maluku yang menghujam wilayah Sulut.
“Ini dari subduksi Laut Maluku terhadap di wilayah Sulawesi Utara. Jadi subduksi Laut Maluku yang menghujam ke wilayah Sulawesi Utara dan episenter ada di Punggungan Mayu,” kata Rahmat.









