Pendeta Asal Tomohon Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Makassar, Sempat 5 Hari Dirawat
MAKASSAR, iNews.id - Nasib nahas menimpa seorang pendeta asal Tomohon, Sulawesi Utara berinisial SD (50). Dia tewas usai menjadi korban tabrak lari di Jalan Bandang saat berlibur di Kota Makassar.
Kanit Laka Lantas Polrestabes Makassar, Iptu Jerryanto menjelaskan, korban sempat mendapatkan pertolongan dari warga sekitar dan dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Namun, setelah lima hari menjalani perawatan, nyawanya tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal pada Jumat, 27 Maret 2026.
"Iya, korban yang kebetulan profesinya seorang pendeta dari melaksanakan jalan-jalan atau berlibur di daerah Makassar," ujar Iptu Jerryanto dikutip dari iNews Celebes, Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat terpental setelah tertabrak. Kecelakaan ini terjadi pada Senin (23/03/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
"Jadi ini melibatkan antara pengemudi motor jenis Mio Sporty dengan inisial FA (pelaku), dengan pejalan kaki berinisial SD (korban)," katanya.
Menurutnya, pelaku tidak berhenti memberikan pertolongan, melainkan langsung melarikan diri usai menabrak korban. Setelah penyelidikan intensif, polisi menangkap FA di kediamannya di Jalan Tinumbu, Makassar.
"Kami melakukan pengembangan dan berkombinasi dengan pihak opsional Polsek Bontoala bersama dengan personel unit Gakum Polrestabes Makassar, melakukan penangkapan yang bertempat di Jalan Tinumbu," katanya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar bersama barang bukti sepeda motor yang digunakan. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Tomohon, Sulut.










