Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta: Bertemu Sahabat Saya, Presiden Prabowo

Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta: Bertemu Sahabat Saya, Presiden Prabowo

Nasional | sindonews | Jum'at, 27 Maret 2026 - 17:29
share

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim tiba di Jakarta, pada Jumat (27/3/2026) sore. Dia mengatakan akan bertemu dengan sahabatnya, Presiden Prabowo Subianto.

Informasi ini dibagikan PM Anwar Ibrahim lewat akun media sosial Instagram @anwaribrahim_my. Terlihat dari foto yang dibagikan, Anwar Ibrahim tampak mengenakan batik berwarna ungu tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta disambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

"Selamat tiba di Jakarta, Republik Indonesia bagi mengadakan pertemuan bersama sahabat saya, Presiden Prabowo Subianto," tulis Anwar Ibrahim.

Baca juga: Anwar Ibrahim Bertemu Prabowo Besok, Polisi Bakal Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo akan membahas mengenai konflik Timur Tengah. Apalagi, saat ini perang antara Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran masih terus berkecamuk.

"Insya-Allah, pertemuan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membincangkan perkembangan konflik Asia Barat yang kian meruncing, serta implikasinya terhadap kestabilan serantau dan ekonomi global, termasuk kesannya kepada Malaysia dan Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan SindoNews tampak mobil yang ditumpangi Anwar Ibrahim dengan dengan pelat "MALAYSIA" memasuki Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 16.30 WIB. Hingga berita ini ditulis, pertemuan antara Anwar Ibrahim dengan Presiden Prabowo secara tertutup pun masih berlangsung.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dengan PM Anwar Ibrahim akan membahas berbagai isu kerja sama bilateral yang menjadi perhatian bersama.

"Selain itu, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik terkini, khususnya situasi di Timur Tengah, serta upaya bersama melalui ASEAN untuk memitigasi dampak ekonomi dari konflik tersebut terhadap stabilitas dan kesejahteraan kawasan," ujarnya.

Topik Menarik