China Dukung Semua Upaya setelah Pakistan Tawarkan Diri jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran

China Dukung Semua Upaya setelah Pakistan Tawarkan Diri jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran

Global | sindonews | Rabu, 25 Maret 2026 - 22:30
share

China telah memberi sinyal dukungan atas tawaran Pakistan untuk menjadi tuan rumah pembicaraan Amerika Serikat-Iran yang bertujuan mengakhiri perang. Saat ini perang masih berkecamuk antara Iran dan AS-Israel.

“Gencatan senjata dan pembicaraan perdamaian adalah tugas yang lebih penting saat ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian kepada wartawan di Beijing.

Dia menegaskan, “China mendukung semua upaya yang kondusif untuk meredakan ketegangan, menurunkan eskalasi situasi, dan memulihkan dialog.”

Mengenai kendali Iran atas Selat Hormuz, Lin mengatakan, “Menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah dan menjaga jalur pelayaran tetap aman melayani kepentingan bersama komunitas internasional.”

Sementara itu, Irak telah memanggil kuasa usaha AS di Baghdad setelah serangan terhadap klinik medis militer menewaskan beberapa tentara dan melukai lainnya.Serangan itu menghantam klinik militer Habbaniyah, yang dikelola Kementerian Pertahanan Irak, pagi ini.

Baghdad menyerahkan nota protes resmi kepada diplomat AS tersebut, mengutuk apa yang disebutnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan penghinaan terhadap hubungan Irak-Amerika.

Pemerintah Irak menyatakan berhak menanggapi “dengan segala cara yang tersedia” berdasarkan Piagam PBB, dan akan mengajukan pengaduan tertulis kepada Dewan Keamanan PBB.

Selain itu, satu kapal tanker minyak Thailand berhasil melewati Selat Hormuz dengan aman setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran, demikian konfirmasi Bangchak Corporation.

“Saya meminta agar jika kapal-kapal Thailand perlu melewati selat tersebut, dapatkah mereka membantu memastikan jalur yang aman?” kata Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow kepada wartawan.

“Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami memberikan nama-nama kapal yang akan melintas.”

Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz

Topik Menarik