Polres Metro Jakarta Barat menjaring sejumlah remaja yang melakukan konvoi sepeda motor sambil menyalakan petasan di jalan raya pada Minggu (15/3/2026). Puluhan petasan serta atribut bendera yang dibawa para pelaku disita polisi dalam operasi tersebut.
Penindakan dilakukan di beberapa titik strategis sekaligus. Menanggapi kejadian itu, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Polda Metro Jaya sekalian menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah Jakarta untuk meningkatkan patroli dan razia pada malam hari akhir Ramadan.
“Saya minta Polda Metro Jaya menginstruksikan seluruh Polres di Jakarta agar lebih rutin menggelar patroli dan razia di malam terakhir Ramadan ini. Laporan dari masyarakat makin banyak soal balapan liar, konvoi motor, sampai knalpot berisik yang sangat meresahkan. Kasihan juga masyarakat dan rumah ibadah, seperti masjid, yang berada persis di pinggir jalan. Jadi enggak bisa khusyuk ibadah malamnya,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Hemat Ongkos Mudik, Ibu Asal Karawang Ajak 2 Anak Touring Motor ke Madiun
Menurut Sahroni, situasi ini perlu segera ditertibkan karena selain membahayakan keselamatan, aktivitas tersebut juga mengganggu ketertiban masyarakat, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadan saat banyak warga menjalankan ibadah malam.
“Apalagi kita sedang masuk sepuluh malam terakhir Ramadan, di mana banyak umat muslim menjalankan ibadah malam. Kalau jalanan dipakai untuk trek-trekan atau konvoi sambil menyalakan petasan tentu sangat mengganggu dan juga membahayakan. Jadi menurut saya polisi perlu lebih tegas menertibkan, karena aksi seperti ini jelas lebih banyak mudaratnya,” pungkas Sahroni.