Nasional |

Foto wajah pelaku yang diduga penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus beredar di jagat maya. Foto tersebut beredar di sejumlah akun X.

Foto yang beredar itu mirip rekaman CCTV yang beredar dengan menampilkan 2 orang tengah mengendarai sepeda motor matic warna putih. Tampak pria pengemudi memakai baju putih sementara yang membonceng mengenakan kaus biru.

Baca juga: Disiram Air Keras, KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus

Dari foto yang beredar luas di X, gambar kedua orang tersebut tampak lebih jelas. Merespons hal itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan foto tersebut hasil dari Artificial Intelligence (AI).

“Itu AI,” kata Roby, dikutip Minggu (15/3/2026).

Roby menilai, adanya foto tersebut justru mempersulit ciri-ciri dari para pelaku.

Baca juga: Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast di YLBHI

“Malah mendistract ciri-ciri pelaku sebenernya,” ujar dia.

Sebagai informasi, penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) lalu di kawasan Jakarta Pusat. Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

Dimas mengatakan akibat insiden itu Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ia menyebut dari hasil pemeriksaan Andrie menderita luka bakar sebanyak 24 persen.

"Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," tuturnya.

Berdasarkan kronologinya, Dimas menyebut kejadian itu bermula ketika Andrie tengah mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat.Saat itu, dua orang pelaku menghampiri secara melawan arah Jalan Talang (Jembatan Talang) dengan mengendarai kendaraan roda dua, yakni diduga merupakan motor matic Honda Beat tahun 2016 sampai dengan 2021.

"Pelaku merupakan 2 orang laki-laki yang melakukan operasinya dengan menggunakan satu motor, masing-masing berperan menjadi pengemudi dan penumpang," ujarnya.

Ia menyebut ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.

Sedangkan pelaku kedua yakni penumpang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai ‘buf’ berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaus berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.

"Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban. Akibat serangan tersebut, korban langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya," ucapnya.



Original Article


#daerah