Nasional |

BONDOWOSO, iNews.id – Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang mengakibatkan gedung perpustakaan SD Negeri Sumber Salam 02, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, ambruk.

Tidak ada korbn jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi Senin (23/2/2026) sore itu. Namun, kondisi bangunan dan ribuan buku serta berbagai fasilitas sekolah yang berada di dalam ruangan rusak berat.

Peristiwa ambruknya atap gedung ini terjadi saat kegiatan Pesantren Ramadan sedang berlangsung. Sebanyak 79 siswa yang hadir saat itu beruntung sedang dikumpulkan di musala sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.

"Siswa sedang di musala, sehingga tidak ada yang berada di sekitar area perpustakaan saat kejadian," ujar Metra Isdianto, guru SDN Sumber Salam 02, Rabu (25/2/2026).

Kondisi gedung kini hancur total. Material atap berupa genteng dan rangka kayu yang patah berserakan menimpa meja, lemari, hingga koleksi buku perpustakaan, sehingga ruangan tersebut kini tidak bisa digunakan sama sekali.

Faktor Usia dan Kayu Lapuk

Berdasarkan pengamatan di lokasi, ambruknya bangunan diduga kuat karena faktor usia. Rangka kayu yang menopang atap diketahui sudah lama lapuk dimakan usia. Beban berat dari genteng ditambah guyuran air hujan yang deras membuat bangunan tersebut tidak lagi mampu berdiri tegak.

Pihak sekolah sebenarnya sudah menyadari kondisi bangunan yang memprihatinkan sejak lama. Sebagai langkah antisipasi, para guru telah melarang siswa melakukan aktivitas di sekitar gedung perpustakaan guna menghindari risiko kecelakaan. 

Ambruknya gedung ini menjadi pukulan bagi pihak sekolah, mengingat minat baca siswa di SDN Sumber Salam 02 tergolong cukup baik. Sejak bangunan terlihat rapuh, akses literasi siswa memang sudah dibatasi demi keselamatan, namun kini fasilitas tersebut benar-benar hilang.

Pihak sekolah telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso terkait bencana ini. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan agar fasilitas perpustakaan dapat kembali berfungsi dan kegiatan literasi siswa tidak terhenti lama.



Original Article


#jatim