MAMBERAMO TENGAH, iNews.id - Longsor memutus jalur Wamena-Kelila setelah hujan deras mengguyur wilayah Papua, Minggu (15/2/2026) malam. Personel TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan jalan penghubung tersebut hingga membuka akses darat.
Akses Kelila–Wamena terputus akibat material longsor yang menutup badan jalan. Jalur ini merupakan penghubung antara Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah.
Kapolres Mamberamo Tengah AKBP Mukabsi mengatakan longsor terjadi di Desa Onggobalo. Sejumlah ruas jalan menuju distrik Eragayam dan Bokondini mengalami kerusakan.
Menurutnya, sejumlah personel TNI-Polri mengamankan jalur longsor dipimpin Kasium Polsek Kelila Aiptu Ridwan Kharie. Petugas menemukan sedikitnya lima titik longsor sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
“Kami telah melakukan identifikasi terhadap titik-titik yang terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan berharap dapat segera ditangani sehingga tidak berdampak ke masyarakat," kata AKBP Mukabsi, Rabu (18/2/2026).
Dia menjelaskan, jika jalur yang longsor putus Wamena–Kelila tidak segera diperbaiki, maka distribusi logistik akan terganggu. Kondisi ini berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
Tim gabungan TNI-Polri menyatakan siap membantu evakuasi material longsor. Upaya pembukaan akses darurat juga dilakukan untuk mempercepat pemulihan mobilitas warga.
Masyarakat diimbau tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Longsor susulan berpotensi terjadi di sejumlah titik rawan.
"Mudah-mudahan langkah pemulihan infrastruktur segera diambil, sehingga memastikan distribusi logistik kepada masyarakat tetap berjalan lancar," kata Kapolres Mamberamo Tengah.
Penanganan longsor putus jalur Wamena–Kelila kini terus dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Aparat memastikan pengamanan dilakukan agar aktivitas warga segera kembali normal.