SIMEULUE, iNews.id - Tragedi memilukan terjadi di Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Aceh. Seorang wanita pencari kerang bernama Jusmitawati tewas setelah diterkam buaya saat beraktivitas di aliran Sungai Luan Boya. Korban sempat dibawa ke tengah sungai oleh buaya berukuran sekitar 4 meter dan tidak dapat diselamatkan meski warga berusaha menolong menggunakan bambu.
Warga yang geram dan berduka kemudian melakukan perburuan. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, buaya berhasil digiring ke daratan dan dibunuh. Saat perutnya dibelah, ditemukan bagian tubuh korban berupa kepala dan kedua tangan yang dipastikan merupakan potongan jenazah Jusmitawati.
Ketua DPRK Simeulue, Rasmanudin, menyebut peristiwa ini menambah daftar kasus serangan buaya terhadap warga yang beraktivitas di perairan setempat, meski serangan di Sungai Luan Simeulue disebut sebagai yang pertama kali terjadi. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah yang menjadi habitat buaya.