LUMAJANG, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) terseret arus banjir saat nekat menerobos jembatan yang terendam air. Peristiwa tragis ini terjadi di Jembatan Kalibokong, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (17/2/2026) petang
Identitas korban diketahui bernama Mu’atin (55), warga Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang. Saat kejadian, korban berboncengan motor bersama sang adik nekat melintas badan jembatan yang tertutup air akibat luapan sungai.
Nahas, motor yang dikendarai korban diduga tergelincir akibat jalan rusak dan berlubang. Korban terjatuh lalu terseret derasnya arus banjir, sementara sang adik berhasil menyelamatkan diri.
Warga setempat, Selamet, mengatakan banjir memang kerap meluap hingga melewati jembatan setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Kalau banjir memang sering di sini, airnya meluap sampai melewati jembatan. Ini banjir dari Sungai Bataran, ditambah jalannya rusak dan banyak lubang. Kalau orang jatuh baru kali ini, tapi setiap banjir pasti meluap,” ujarnya dikutip dari iNews Lumajang, Rabu (18/2/2026).
Hal serupa disampaikan anggota Polsek Kedungjajang Aipda Didik Supriyanto. Dia menjelaskan jembatan tersebut tidak memiliki pembatas sehingga air langsung melintas saat banjir datang.
“Jembatan Sawaran Kulon ini memang tidak ada pembatasnya. Jadi kalau banjir, air lewat di atas jembatan. Mungkin tadi warga tidak bisa memprediksi derasnya arus banjir,” katanya.
Setelah menerima laporan, petugas BPBD Lumajang bersama relawan langsung melakukan pencarian. Tim menyisir sepanjang aliran sungai untuk menemukan korban ibu rumah tangga terseret arus banjir di Lumajang tersebut.
Setelah beberapa waktu pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 15 kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan di Daerah Aliran Sungai Bondoyudo. Selanjutnya jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.