HALMAHERA SELATAN, iNews.id – Seluruh penumpang Kapal Motor (KM) Intim Teratai yang kandas di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil dievakuasi, Selasa (17/2/2026). Total korban yang diselamatkan mencapai 246 orang, sementara data manifes resmi hanya mencatat 140 penumpang.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani, memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.
“Alhamdulillah tim gabungan selesai proses evakuasi penumpang KM Intim Teratai yang kandas,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Dia menjelaskan, total korban kapal kandas yang dievakuasi berjumlah 246 orang. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan data manifes yang diterima petugas, yakni 140 penumpang.
“Jumlah total korban yang diselamatkan tim SAR berjumlah 246 orang. Sementara data manifes yang kami terima hanya 140 penumpang. Alhamdulillah, semua penumpang selamat,” katanya.
Meski tidak ada korban jiwa, puluhan penumpang mengalami luka dan cedera, sebagian di antaranya cukup serius. Mereka terluka saat berupaya menyelamatkan diri dengan melompat dari kapal dan menghantam batu maupun karang di sekitar lokasi kejadian.
Korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit di Ternate untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebelumnya, insiden terjadi pada Selasa (17/2/2026), saat KM Intim Teratai menabrak karang hingga akhirnya kandas di pesisir Pulau Makian. Proses evakuasi berlangsung dramatis, melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, Polairud, dan KPLP.
Saat ini kondisi KM Intim Teratai masih tertahan di lokasi kandas dan terus diterjang gelombang pesisir. Aparat kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kapal kehilangan kendali hingga menabrak karang.