Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan akan mendukung kembali pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden pada Pilpres 2029. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Eddy Soeparno.
Eddy menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang menyebut bahwa partainya akan mendukung kepemimpinan Prabowo dua periode
"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan terkait siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang," kata Eddy di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: Puas dengan Pemerintahan Prabowo, Cak Imin: Minimal Dua Periode
Wakil Ketua MPR RI itu menyebut bahwa PAN merupakan satu-satunya parpol di luar Partai Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto sebanyak tiga kali dalam kontestasi pilpres."Bagi kita, itu sudah pilihan natural untuk mendukung beliau kembali nanti di tahun 2029. Jadi perdebatannya bukan di sana, itu sudah ibaratnya perdebatan yang sudah selesai," ujarnya.
Eddy menyatakan bahwa sejak awal, PAN telah menyatakan akan mendukung sepenuhnya untuk Prabowo. Sikap itu juga ditunjukkan dari para kadernya yang duduk di kabinet.
"Ini tidak ada bukan pilihan tetapi tidak opsi lain bagi kita untuk tetap berada di jalur untuk mendukung Bapak Presiden. Baik sekarang dalam pemerintahnya maupun yang akan datang dalam Pilpres 2029," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan kepuasan partainya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. PKB bahkan menyatakan dukungan agar Prabowo memimpin Indonesia hingga dua periode.
Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin seusai melakukan audiensi dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). "Kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya lima tahun, bahkan sepuluh tahun yang akan datang," tegas Cak Imin kepada awak media.
Saat ditanya apakah dukungan sepuluh tahun ke depan juga berarti mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, Cak Imin menegaskan hal itu belum dibahas. "Oh, belum dibahas. Belum," katanya.