PANGKEP, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Biringkasi, Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (4/2/2026). Dua motor bertabrakan yang menyebabkan satu siswi SMA tewas dan dua korban lainnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kecelakaan bermula saat motor yang dikendarai pelajar laki-laki berinisial M (16) melaju dari arah timur menuju barat. Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan tersebut mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju motor Yamaha Mio yang dikendarai siswi SMA berinisial KA (17). Korban KA saat itu membonceng temannya berinisial N (17).
Benturan keras pun tidak terhindarkan. Ketiga korban diketahui sama-sama hendak berangkat ke sekolah. Korban KA merupakan siswi SMA 3 Bungoro, sementara korban M pelajar SMK 2 Bungoro yang hendak berangkat praktik kerja lapangan.
Akibat kecelakaan tersebut, korban KA dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kedua korban yang selamat saat ini dirawat secara intensif di Rumah Sakit Batara Siang, Kabupaten Pangkep. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Fadlan Habib, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas pelajar tersebut.
“Untuk kondisi korban, pengemudi Yamaha Mio atas nama KA, perempuan, dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara dua korban lainnya saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Batara Siang dengan kondisi mengalami luka-luka," ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Total korban yang terlibat dalam kecelakaan berjumlah tiga orang. Satu motor dikendarai oleh dua orang berboncengan dan satu motor lainnya dikendarai seorang diri oleh pelajar laki-laki.
Untuk penanganan kasus ini, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan akan menentukan tindak lanjut berdasarkan hasil penyelidikan tersebut.
"Saat ini juga sedang berlangsung Operasi Keselamatan, sehingga kami terus menekankan kepada para pelajar agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Kami juga mengimbau kepada para orang tua untuk mengingatkan anak-anaknya agar disiplin berlalu lintas, mematuhi aturan, dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya.