BANGKA, iNews.id -Sebanyak tujuh orang pekerja tambang timah di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), tertimbun longsor pada Senin (2/2/2026). Hingga siang ini, enam korban ditemukan tewas.
Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Peristiwa tragis ini terjadi di lokasi eks tambang Pondi, Desa Pemali, saat 10 pekerja sedang melakukan aktivitas penambangan pasir timah di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Timah.
Tiba-tiba tumpukan tanah longsor menimbun tujuh pekerja, sementara tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri. Tim SAR gabungan yang dikerahkan menggunakan dua unit eskavator terus berupaya mencari satu korban yang belum ditemukan.
"Hingga hari ini tepatnya pukul 10.00 WIB pencarian masih berlangsung dan kita masih melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan dengan menggunakan dua ekskavator," ujar Kansar Pangkalpinang, Mickel Rahman Junika.
Enam korban yang sudah berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat, dan rencananya akan dipulangkan ke daerah asal mereka di Pandeglang, Banten.
Selain menelan korban jiwa, dua unit eskavator juga ikut tertimbun dalam longsor tersebut. Ironisnya, di lokasi tambang resmi PT Timah ini juga terdapat aktivitas penambangan pasir timah ilegal dalam skala besar, meski akses masuk dijaga oleh pihak keamanan perusahaan.