Nasional |

LIMA PULUH KOTA, iNews.id - Sebuah mobil boks yang membawa satu keluarga berjumlah tujuh orang terjun ke jurang di Kelok Sembilan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, Sabtu (31/1/2026). Akibatnya seluruh penumpang luka-luka hingga patah tulang.

Kecelakaan tunggal ini terjadi pada mobil boks bernomor polisi BM 8359 FX yang dikemudikan Ahmad Syafroni, warga Pekanbaru. Kendaraan melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.

Koordinator Pos SAR Lima Puluh Kota, Rony Nur, mengungkapkan kecelakaan diduga akibat pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga jatuh ke jurang.

"Mobil ini dari Pekanbaru menuju Payakumbuh dan mengalami kecelakaan karena melaju tak stabil," ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Saat melintas di turunan dengan tikungan tajam, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Kondisi jalan yang licin membuat pengemudi kehilangan kendali hingga mobil oleng dan terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter di sisi kiri jalan.

Kelok Sembilan dikenal sebagai jalur ekstrem dengan kombinasi turunan panjang dan tikungan tajam. Saat kondisi jalan licin, risiko kecelakaan meningkat dan membutuhkan kewaspadaan ekstra dari pengendara.

Sejumlah pengguna jalan yang menyaksikan kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada petugas. Tak lama berselang, tim gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian.

Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, PMI, serta Satlantas Polres Lima Puluh Kota melakukan proses evakuasi korban dari dasar jurang.

"Seluruh korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit berjumlah tujuh orang," katanya.

Dua korban dievakuasi ke Puskesmas Tanjung Pati, sementara lima korban lainnya dibawa ke RS Adnan WD Payakumbuh untuk menjalani perawatan intensif.

Dalam kecelakaan mobil boks masuk jurang di Kelok Sembilan ini tidak terdapat korban jiwa. Namun seluruh korban mengalami luka-luka, dan sebagian patah tulang. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh Satlantas Polres Lima Puluh Kota.



Original Article


#sumbar