Nasional |

BANDUNG, iNews.id – Pemain baru Persib, Layvin Kurzawa resmi tiba di Kota Bandung, Jawa Barat. Eks pemain belakang Paris Saint-Germain (PSG) segera diperkenalkan ke Bobotoh sebagai pemain anyar untuk menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memastikan pemain berusia 33 tahun itu sudah berada di Kota Kembang. “Sudah di Bandung, tapi saya kurang tahu akan ke lapangan dulu atau ke Graha (Persib) dulu,” kata Umuh saat dihubungi di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Kehadiran Kurzawa menandai langkah strategis klub dalam memperkuat skuad pada paruh musim kompetisi. Kurzawa disiapkan sebagai tambahan amunisi penting bagi tim asuhan Bojan Hodak. Persib menargetkan performa lebih kompetitif, tidak hanya di Super League, namun juga di ajang AFC Champions League 2.

Tambah Pemain Asing

Umuh menjelaskan pergerakan Persib pada bursa transfer putaran kedua dilakukan dengan penuh perhitungan. Dia menyebut penambahan pemain kemungkinan hanya satu nama dan berasal dari slot pemain asing.

“Tambahan pemain paling-paling cukup satu. Kemungkinan cuma satu, rencananya asing,” ujar Umuh.

Sikap Persib yang terlihat tenang dalam perburuan pemain ditegaskan Umuh sebagai karakter klub. Dia menekankan Persib tidak ingin bertindak terburu-buru, namun tetap fokus pada kepastian kualitas.

“Tenang aja, tapi pasti. Kalau Persib bisa seperti itu, mudah-mudahan cepat ada pemain baru,” ucapnya.

Kedatangan Kurzawa mencerminkan pendekatan tersebut. Pengalaman panjang dia di sepak bola Eropa menjadi nilai tambah bagi Persib yang mengincar stabilitas dan kedalaman skuad.

Umuh juga berharap performa tim meningkat pada paruh kedua musim. Dia menilai kekompakan tim menjadi kunci untuk menjaga konsistensi hasil di tengah jadwal padat.

“Harus lebih baik lagi, semua harus lebih kompak. Kalau ada pemain baru juga tidak akan asal-asalan. Bojan itu lebih teliti. Saya percayakan semua ke Bojan, karena dia yang menentukan pemain,” kata Umuh.

Dengan kedatangan Layvin Kurzawa, Persib memberi sinyal kuat kesiapan bersaing di level domestik dan Asia, sekaligus menunjukkan ambisi besar menyongsong fase krusial musim 2025/2026.



Original Article


#jabar