Nasional |

LEBAK, iNews.id - Tim SAR gabungan menemukan jasad wisatawan yang hilang terseret ombak di kawasan Pantai Goa Langir, Kabupaten Lebak, Banten. Korban ditemukan sekitar 75 kilometer dari lokasi awal hanyut empat hari setelah kejadian, Selasa (20/1/2026).

Identitas korban diketahui bernama Salman Abdul Latif (19) warga Kampung Cipinang Asem RT 14/04, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan resmi dihentikan.

Ketua Balawista Kabupaten Lebak Erwin Komara Sukma mengatakan, pencarian pada hari keempat dilakukan dengan strategi berbeda. Area pencarian diperluas hingga ke jalur tengah laut yang dikenal memiliki arus cukup kuat.

“Sejak hari pertama pencarian, seluruh unsur SAR bekerja maksimal. Pada hari keempat, pencarian diperluas ke tengah laut dengan dukungan kapal nelayan. Kolaborasi ini sangat membantu proses pencarian hingga korban akhirnya ditemukan,” ujar Erwin, Rabu (21/1/2026).

Menurut Erwin, keterlibatan nelayan lokal menjadi faktor penting dalam proses pencarian. Kapal nelayan digunakan untuk menjangkau wilayah laut yang tidak dapat diakses melalui jalur darat.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Banten, TNI, Polri, Balawista Kabupaten Lebak, BPBD Kabupaten Lebak, serta nelayan setempat. Seluruh unsur bergerak cepat setelah menerima informasi keberadaan korban.

Proses evakuasi jasad korban dilakukan di tengah laut dengan jarak tempuh yang cukup jauh dari lokasi awal korban terseret ombak. Meski demikian, proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan awal petugas, ditemukan sejumlah luka di bagian wajah korban, yang diduga kuat akibat benturan dengan karang di dasar laut selama terseret arus,” kata Erwin.

Penemuan korban wisatawan terseret ombak di Goa Langir Lebak ini sekaligus mengakhiri rangkaian operasi pencarian selama empat hari. Tim SAR kembali mengimbau wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai yang memiliki karakter ombak dan arus laut kuat.



Original Article


#regional