Nasional |

SURABAYA, iNews.id - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan pengabdian kepada kepada 2.684 personel Polri. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (19/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, seluruh personel, serta ASN Polri. Momentum ini menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian Polri di awal tahun 2026.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional harus dimaknai sebagai titik awal membangun semangat dan harapan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan jadikan pergantian tahun hanya sekadar pergantian kalender, namun jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Nanang, Senin (19/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Irjen Pol Nanang Avianto juga menekankan bahwa tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari negara. Penghargaan itu dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat selama masa dinas.

Dia menjelaskan, tanda kehormatan tersebut hanya dapat diperoleh oleh anggota Polri yang telah bertugas secara terus-menerus selama 8, 16, 24 hingga 32 tahun dengan catatan pengabdian tanpa cela.

Selain masa kerja, penerima tanda kehormatan juga harus memiliki integritas moral, keteladanan sikap, serta jasa nyata bagi organisasi dan negara.

Dalam upacara tersebut, Polda Jawa Timur menganugerahkan tanda kehormatan kepada 2.684 personel. Jumlah tersebut terdiri dari 542 personel Satker Polda Jatim dan 2.142 personel Polres jajaran.

“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,” kata Kapolda Jatim.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Timur melalui penguatan kembali semangat Jogo Jatim.

Nanang Avianto juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan publik. Hal tersebut sejalan dengan slogan Polri Untuk Masyarakat, agar Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus problem solver bagi masyarakat.

“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, menjadi SDM Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara,” ucapnya.



Original Article


#jatim