BANJARBARU - Momen peresmian 166 Sekolah Rakyat menjadi sebuah kisah yang tak terlupakan bagi Nusyifa, siswi kelas 4 Sekolah Rakyat Dasar 6 Palangkaraya. Dia memberanikan diri menyerahkan sepucuk surat kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai tanda terima kasih.
Surat tulisan tangan itu menjadi simbol rasa syukur seorang anak yang kini bisa merasakan bangku sekolah berkat hadirnya Sekolah Rakyat.
Dikatakannya, isi surat yang ia berikan langsung kepada Presiden, berupa ungkapan terima kasih atas upaya pemerintah menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tertinggal seperti dirinya.
“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini, sehingga saya dan teman-teman bisa merasakan bangku sekolah,” ujar Nusyifa usai acara peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip Selasa (13/1/2026).
Nusyifa juga menuliskan harapan besar tentang masa depan dirinya dan teman-temannya. Ia percaya Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang untuk membentuk karakter dan kepemimpinan sejak dini.
“Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak,” ucapnya.
Nusyifa bahkan membayangkan masa depan yang lebih jauh. Ia berharap kelak anak-anak Sekolah Rakyat bisa ikut berkontribusi membangun bangsa.
“Mungkin 10 tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negeri ini. Tunggu kami ya Bapak,” tegasnya.
Kebahagiaan Nusyifa semakin bertambah ketika Prabowo merespons dengan menyapanya secara langsung dan bersalaman. Momen sederhana itu meninggalkan kesan mendalam bagi siswi kecil tersebut.
Dia juga berharap Sekolah Rakyat yang kini telah beroperasi di 166 titik di seluruh penjuru negeri, dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak anak Indonesia.